[The Ritual] Horror hutan yang oke oke saja

7:07 pm


Film dengan tema horror sudah menjadi konsumsi favorit di mata masyarakat indonesia. Kehadiran film genre ini ibaratkan sambal di deretan film film terbaru di bioskop indonesia karena dapat menjadi pelengkap genre film lain yang sudah usang seperti drama cinta dan action hollywood.
The Ritual, film original netflix ini sedikit jauh berbeda dari film horror pada umumnya. Walaupun tidak termasuk horror garis keras, film adaptasi novel adam nevil ini dapat menggabungkan unsur thriller yang cukup tanpa memberikan kesan berlebihan.

Berawal dari sekelompok teman kampus yang mengadakan reuni dengan cara hiking ke daerah swedia, empat kawanan ini melakukan reuni hiking sebagai tribut untuk teman mereka yang mati tragis di awal cerita.

Petualangan mereka ternyata tidak berjalan mudah. Tersesat di hutan yang seharusnya menjadi jalan pintas malah membawa kekacauan pada perjalanan mereka.

Premis film ini sebenarnya sederhana dan mudah ditemukan di film film horror pada umumnya. Walaupun tidak seekstrim The Blair Project(1999), dan tidak senorak The Cabin in the Woods(2012), The Ritual cukup memuaskan penonton dengan twist yang masuk akal dan masih menghibur.

Walaupun cenderung kaku dalam menampilkan premis pasaran dimana sekelompok orang bertahan hidup di dalam hutan, film ini tidak membiarkan penontonnya bosan karena tetap banyak adegan kaget yang bukannya memaksa kita untuk menutup mata, malah memancing rasa penasaran kemana cerita akan berlanjut.

Film hasil sutradara David Buckner ini cukup pede dalam menampilkan adegan seram karena mengandalkan suara sebagai senjata utama tanpa teknik jumpscare seperti film horror lainnya. Scene scene juga mengerikan dapat dieksekusi dengan baik ditambah kita yang diberi rasa penasaran pada tokoh utama.



Chemistry antar karakter cukup terasa ditandai dengan para cast yang berhasil meyakinkan kita kalau mereka mantan teman satu kampus yang sudah tau karakter satu sama lain. Perbedaan tiap karakter juga unik sehingga kita dapat menebak nebak siapa yang mati duluan walau sebenarnya banyak juga yang meleset.


Aksen percakapan antar tokoh cukup jelas memberi kita clue kalau The Ritual bukan film produksi amerika ditambah ketidakfamiliaran kita terhadap antar cast yang bukan 'Hollywood'-able.

Ekspektasi saya sebenarnya belum terpenuhi karena 1 jam 34 menit yang saya habiskan tidak memberikan rasa puas apalagi bagian akhir yang tergesa gesa dan terkesan tidak nyambung. Meskipun begitu
ending cerita yang misterius berhasil menutup cerita dengan elegan tanpa rasa kecewa pada penonton.


Secara keseluruhan, film ini tetap layak ditonton. Berbekal twistnya yang tidak berlebihan dan jalan cerita yang efektif dan santai santai saja The Ritual masih pantas diberi julukan worthed
, walaupun masih kurang di berbagai aspek seperti CGI dan movement kamera yang harusnya bisa jadi potensi lebih dalam film ini.


Dengan cinematografi yang memadai, jalan cerita yang efektif dan twist yang pantas film ini layak diberi rating 6.5 dari 10.

You Might Also Like

0 comments